Oktober 08 2018 0Comment

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian PUPR Galakkan Gerakan Penanaman Pohon: Lestarikan Hutan, Tanah dan Air

Kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) PUPR melakukan aksi menanam pohon pada hari Selasa sampai Rabu (2-3/10) terbagi menjadi tiga titik yakni di Waduk Wadaslintang, Tambakmulyo Wawar dan TK Putra VIII Gombong. Hal ini bertujuan untuk membangun kesadaran dan menarik minat masyarakat agar dapat berperan aktif khususnya dalam menanam dan merawat pohon sebagai penghasil oksigen bagi masyarakat.

Kegiatan dimulai pada hari Selasa diawali dengan acara pembukaan yang dibuka oleh Kepala BBWS Serayu Opak Bayu Tri Adji di Wisma PUPR D.I. Yogyakarta dan dilanjut sambutan oleh Pengawas DWP Kementerian PUPR Ibu Kartika Basuki Hadimuldjono.

Rombongan DWP Kementerian PUPR berjumlah 46 orang menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada BBWS dan BBPJN VII yang telah memberikan fasilitas kegiatan silaturahmi. Kunjungan ini untuk menjalin persatuan dan kesatuan serta menciptakan rasa saling asah, asuh dan asih untuk semua.

Dalam sambutannya Ibu Menteri Kartika Hadimuldjono berpesan, “Jagalah ketentraman dan bersikap sederhana serta melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk kita semua. Khususnya untuk penanaman pohon tolong tanaman yang ditanam untuk selalu dijaga dan dirawat. Semoga yang kita lakukan menjadi amal baik dan menjadi pahala yang memberatkan di akhirat kelak”.

Setelah acara pembukaan, seluruh rombongan melanjutkan perjalanan ke Ruas Tambakmulyo-Wawar yang menjadi penanganan PPK Jladri-Tambakmulyo-Wawar Andi Nugroho Jati. Terdapat 34 lubang yang sudah ditanami oleh berbagai jenis pohon yaitu pohon glodokan tiang hingga pohon kelengkeng. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII Akhmad Cahyadi mengatakan, “Kegiatan ini sangat penting sehingga perlu dijadikan program yang dapat menunjang kelestarian lingkungan”.

Jalur lintas pansela yaitu pantai selatan jawa yang telah diprakarsai oleh DItjen Bina Marga untuk jalan alternatif Mudik Lebaran 2018 selain jalan Pantura. Panjang dari jalur Pansela sendiri yaitu sepanjang 1505 km.

“Ini merupakan rekomendasi dari Bapak Menteri walaupun masih ada yang perlu diperbaiki di sepanjang jalur Pansela. Dengan adanya jalur pansela dapat meningkatkan pertumbuhan di wilayah selatan. Dengan kehadiran ibu-ibu semua bisa bekerja lebih baik lagi sehingga masyarakat di sekitar lebih sejahtera di masa yang akan datang” imbuh Akhmad Cahyadi.

Selanjutnya seluruh rombongan ibu-ibu Dharma Wanita Kementerian PUPR diminta menempatkan pada posisi lubang yang telah diberi nama. Serentak semua peserta memulai untuk menanam pohon dan diakhiri dengan menyiram pohon yang berada di depan mereka.

Acara selesai seluruh rombongan menempuh perjalanan ke rumah makan dilanjutkan ke tempat penginapan untuk beristirahat.

 

Esok harinya aksi menanam pohon dilaksanakan kembali di Waduk Wadaslintang didampingi oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak. Tak hanya menanam pohon, juga penaburan bibit benih ikan hias untuk dilepaskan di Waduk Wadaslintang.

Selain kegiatan penanaman pohon, DWP PUPR juga memberikan tali asih sebagai bentuk dukungan bagi pegawai di lingkungan PUPR dan juga kunjungan ke TK Putra VIII yang terdiri atas inisiatif ibu/istri pegawai PUPR di wilayah Sempor.

Ketika berada di TK Putra VII Gombong seluruh rombongan disajikan pertunjukan oleh siswa-siswi mulai dari menari, menyanyi hingga peragaan busana. Semua mata terkesima karena lenggokan tubuh sang penari cilik hingga cengkokan alunan suara yang indah.

“Untuk itu mari kita melakukan aksi menanam pohon guna tercapainya cita-cita bersama yaitu terwujudnya Indonesia Hijau. Karna aksi ini akan memberikan hasil yang luar biasa bagi kita semua seperti lingkungan kota yang sehat, sejuk, indah, nyaman dan damai, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar” tutup Ibu Menteri Basuki Hadimuldjono.

administrator

Write a Reply or Comment